Kontribusi Puslitbang dalam Mendukung Pembangunan Geopark Nasional Belitong Menuju UNESCO Global Geo

  Senin, 12 Februari 2018

Geopark adalah sebuah kawasan dengan ciri-ciri konservasi alam, pemberdayaan masyarakat, dan keberlanjutan ekonomi kawasan. Geopark prinsip dasarnya adalah bottom up yang artinya harus tumbuh dari masyarakat. Sejalan dengan diusulkannya Geopark Nasional Belitong menjadi Unesco Global Geopark oleh Kementerian Pariwisata pada tahun 2017,  diharapkan semuanya bersinergi dalam mendukung program ini baik masyarakat, komunitas dan pemerintah. Banyak hal yang perlu dilakukan untuk menjadikan Belitong mendunia dan hal yang tak kalah penting adalah perlunya penelitian-penelitian yang dapat mengkaji mengenai Belitong agar kebijakan yang diambil tepat sasaran.

Pada tanggal 24 Januari 2018, Puslitbang Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi melakukan rapat konsolidasi dengan Ketua Umum Badan Pengembangan Geopark Pulau Belitong dalam rangka kerjasama dalam mendukung Geopark Nasional Belitong menuju Unesco Global Geopark. Puslitbang akan memberikan sumbangsihnya sesuai kapasitas yang dimiliki Puslitbang yaitu dalam bentuk Penelitian-penelitian. Penelitian akan berfokus pada beberapa hal diantaranya potensi sumberdaya perempuan lokal dalam mendukung  pembangunan desa yang berpartisipasi dalam pengembangan geopark, pertanian dalam upaya menghijaukan kembali lahan bekas tambang, dan penelitian bertemakan birokratis dengan mengarusutamakan Geopark sebagai destinasi wisata yang didukung oleh desa-desa.