PELATIHAN HIDROPONIK ANGKATAN 8

YOGYAKARTA

  Senin, 12 Nopember 2018

Hidroponik adalah konsep pertanian yang mana secara pengelolaan lebih mudah karena rutinitas seperti penyiraman tanaman sudah tidak dilakukan, untuk hasil pertanian hidroponik lebih optimal karena makanan yang dibutuhkan oleh tanaman sudah diberikan dengan nutrisi tanaman hidroponik, maka dari itu pelatihan ini sangat cocok bagi ibu rumah tangga.

Tanggal 5 s/d 11 November 2018, BBLM Yogyakarta menyelenggarakan pelatihan hidroponik angkatan ke 8 dengan 30 peserta seluruhnya adalah ibu rumah tangga yg berasal dari Desa Tambirejo Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan Jawa Tengah.

Dedi Sulasmono, Kabid Program PDSI BBLM Yogyakarta membuka pelatihan hidroponik angkatan 8 pada tanggal 5 November 2018, menyampaikan “Dengan belajar hidroponik minimal kebutuhan rumah tangga akan sayuran tercukupi, lebih bagus lagi bisa menjadi sebuah usaha ekonomi bagi ibu rumah tangga. Desa mandiri, masyarakat sejahtera". Saat pembukaan juga dihadiri oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Grobogan.

Peserta dipandu oleh Omah Hidro Yogyakarta dan PSM BBLM Yogyakarta (Pujo Rahmat Wicaksono dan Rindang Purwandari), diberikan materi pembelajatan pengenalan dan prospek hidroponik, alat bahan dan sistem hidroponik, praktek penyemaian, praktek nutrisi A dan B, praktek pembuatan instalasi peremajaan sistem DFT dan wick, perawatan dan pembesaran tanaman, praktek panen dan packaging, pemasaran dan analisa usaha.

Juga dihadirkan narasumber yaitu Bayu Widhi, pemilik Hidroponikpedia Yogyakarta yang menyediakan kebutuhan hidroponik,  Indra alumni pelatihan hidroponik Kabupaten Blora, yang telah berhasil mengembangkan hidroponik dan Sugito, narasumber pakar Kemendesa PDTT.

Peserta juga diberikan kesempatan melakukan kunjungan lapang ke Kebun Omah Hidro di Dusun Keratuan, Cangkringan. Hal ini untuk melihat secara langsung kebun produksi hidroponik dan pemasarannya.

Pada tanggal 11 November 2018 pelatihan ditutup oleh Kepala BBLM Yogyakarta, Erlin Chaerlinatun menyampaikan “Pelatihan ini merupakan tindak lanjut kunjungan kerja bapak Menteri Desa PDTT ke Kabupaten Grobogan sebelumnya. Harapan besar pasca pelatihan hidroponik khususnya bagi ibu-ibu PKK di Desa Tambirejo kabupaten Grobogan dapat dikembangkan dengan baik dan dapat menjadi contoh kegiatan ditempat lainnya.

Peserta di akhir pelatihan juga diberi bantuan stimulant berupa instalasi hidroponik sebanyak 5 buah, nutrisi, benih, rockwool, netpot, dan kain flannel. Hasil praktek peserta berupa instalasi sistem DFT serta wick juga dibawakan untuk peserta.

Salam APIK dan Salam SEMAR.

Hidroponik akt 8

 

Hidroponik akt 8

 

Hidroponik akt 8

 

Hidropobik akt 8