SEKJEN KEMENDESA BUKA PELATIHAN EKONOMI KREATIF RAJUT BBLM YOGYAKARTA

YOGYAKARTA

  Selasa, 07 Mei 2019

Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, Anwar Sanusi resmi membuka Pelatihan Handycraft Rajut Berbasis Ekonomi Kreatif Angkatan 1, 2 dan 3 pada tanggal 27 April 2019 dalam mendukung Program Keluarga Harapan (PKH) melalui Gerakan Ayo Sejahtera (GAS).

Pelatihan perdana yang merupakan kerjasama pihak Pemerintah Provinsi DIY dengan BBLM Yogyakarta dan dengan pihak swasta yaitu PT Yogyakarta Isti Parama (YIP) adalah terobosan yang sangat efektif dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan Keluarga, karena produk yang dihasilkan dari pelatihan akan diambil langsung atau laku oleh pembeli. Dengan kata lain pelatihan ini adalah pelatihan yang dilakukan berdasarkan pesanan/order pembeli, sehingga sangat dipastikan adanya kepastian terjualnya hasil dari produk-produk pelatihan ini.

Sekjen Kemendesa PDTT, Anwar Sanusi menyampaikan “Pelatihan ini sangat spesifik karena output (produk) yang dihasilkan akan langsung terserap oleh pasar, merupakan terobosan efektif untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Pelatihan ekonomi kreatif yang diberikan pelatihan berbasis order/permintaan pembeli, sehingga diharapkan tidak kebingungan dalam proses pemasaran produk”.

“Kerjasama dengan PT YIP dapat dijadikan pilot pelatihan yang bermanfaat bagi masyarakat, gerakan dalam memberikan pelatihan bagi masyarakat, untuk merubah wajah pedesaan dalam menggerakkan perekonomiannya” Imbuhnya.

Sasaran peserta dari pelatihan ini adalah kelompok keluarga yang masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH) dari 4 Kabupaten di DIY yaitu (Kabupaten Sleman, Kulon Progo, Bantul dan Gunung Kidul) berjumlah 90 orang peserta, dan akan berlatih membuat handycraft rajut di BBLM Yogyakarta dari tanggal 27-30 April 2019 yang dipandu oleh Praktisi dan PSM BBLM Yogyakarta.

Dalam pembukaan pelatihan handycraft tersebut dihadiri Sekjen Kemendesa PDTT (Anwar Sanusi, Ph.D), Kepala Bappeda Prov DIY (Budi Wibowo, SH, MM), Ketua Karang Taruna DIY (GKR Condro Kirono), Kepala BBLM Yogyakarta (Erlin Chaerlinatun M) dan Direktur PT YIP (Eddy Margo Ghozali), Kepala Dinsos Kabupaten Kulon Progo, Dinsos Kabupaten Bantul, Dinsos Kabupaten Gunung Kidul dan Dinsos Kabupaten Sleman.

Ibu Erlin Chaerlinatun, Kepala BBLM Yogyakarta menyampaikan kegiatan pelatihan kerajinan rajut untuk mendukung pelaksanaan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pengentasan kemiskinan dengan ekonomi kreatif. "PKH menjadi salah satu solusi untuk pengentasan kemiskinan dengan adanya kelompok binaan guna mendorong pendapatan agar lebih sejahtera karena produk bisa diserap oleh pasar," terangnya.

"Ekonomi kreatif harus mempunyai nilai jual, ramah lingkungan, dan kompetitif. Untuk itu, perlu meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan sikap mental agar lebih memahami bidangnya," imbuhnya.

Sementara itu acara penutupan akan dilaksanakan pada tanggal 30 April 2019 yang dijadwalkan akan dihadiri oleh Menteri Desa PDTT Bapak Eko Putro sandjojo bersama Gubernur DIY Bapak Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Pembukaan handicraft

 

Pembukaan handicraft