Penutupan Diklat Kepemimpinan Tk. IV A-II

PUSDIKLTASN

  Senin, 22 Agustus 2016

Sekertaris BALILATFO Kementerian Desa, PDT & Transmigrasi,  Drs. Jajang Abdullah, MM secara resmi menutup penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan II Tahun 2016 di Kampus Pusdiklat Pegawai ASN, Empang Tiga pada tanggal 10 Agustus 2016.

Pada pelaksanaan Diklat PIM pola baru para peserta dituntut untuk menghasilkan proyek-proyek perubahan yang diterapkan secara langsung di masing-masing unit kerjanya (lokus). Sementara, pada Diklat PIM pola lama, hasil akhir dari penyelenggaraan diklat hanya kertas kerja kegiatan. Sekretaris Jenderal mengapresiasi dengan baik proyek perubahan yang dihasilkan oleh para peserta diklat kali ini. Ia juga mengingatkan penting proyek perubahan tersebut dalam pengembangan organisasi ke arah yang lebih baik.

Namun, tak jarang para pemangku kepentingan (stakeholders) masih merasa tidak puas terhadap perubahan yang dilakukan oleh instansi/ lembaga/ pemerintah. “Ini karena kecepatan perubahan yang dilakukan birokrasi selalu lebih rendah dari harapan masyarakat,” ujar Sekretaris BALILATFO Drs. Jajang Abdullah, MM dihadapan Kepala Pusdiklat Pegawai ASN (Drs. Suparman, MM), Widyaiswara dan para pejabat struktural di lingkungan Pusdiklat.

Lebih lanjut Sekretaris BALILATFO juga memaparkan kemungkinan munculnya penolakan akibat adanya perubahan dalam sebuah organisasi. Oleh sebab itu dalam sebuah proses perubahan menuntut perubahan yang bersifat adaptif, bukan hanya perubahan secara teknikal. Hal tersebut membutuhkan proses perubahan pola pikir dari seluruh awak organisasi. Untuk menghadapi tantangan tersebut, para peserta mendapatkan ilmu change management dan teknik komunikasi organisasi selama diklat berlangsung.

Sekertaris BALILATFO Kementerian Desa, PDT & Transmigrasi dalam sambutannya, memberikan apreasiasi positif atas pelaksanaan Diklat PIM Tingkat IV Angkatan II yang diikuti oleh 28 peserta dari satuan kerja di lingkungan Kementerian Desa, PDT & Transmigrasi di Pusdiklat pegawai ASN Kementerian Desa PDTT yang telah berjalan dengan lancar. “Diklat PIM ini menghasilkan banyak proyek perubahan yang mendatangkan manfaat untuk peserta diklat, organisasi dan masyarakat.”

Ia juga mengungkapkan bahwa proyek perubahan yang dilakukan akan membuka ruang inovasi yang lebih luas. Proyek perubahan yang baik harus tetap mendukung sasaran organisasi dan tetap akan diimplementasikan di organisasi meskipun diklat sudah berakhir.

Penutupan Diklat PIM Tingkat IV Angkatan II ditandai dengan penanggalan tanda peserta diklat oleh Sekertaris BALILATFO Kementerian Desa, PDT & Transmigrasi,  Drs. Jajang Abdullah, MM. Kepala Pusdiklat Kementerian Desa PDTT, Drs. Suparman, MM juga mengumumkan lima orang peserta yang berhasil menciptakan proyek perubahan terbaik. Kelima orang peserta tersebut adalah:

  1. Solehpudin, S.Sos, M.Si
  2. Cucu Ismail, SE, MM
  3. Blegoh Andi Setya Utama, ST, MM
  4. Wuwuh Sarwoaji, SE
  5. Ratno, S.Sos, MM
 
KLIKK>> PUSDIKLAT ASN